Cara mengikuti pameran clothing bergengsi tanpa bayar uang sewa booth!

Maret 29, 2010

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

download-1

Tips & Trik untuk ikut serta dalam pameran clothing bergengsi tanpa beli booth!

Siapa bilang kamu tidak bisa berpameran kalau tidak ada uang?

Di bawah ini Wimkhan Clothing akan menunjukkan bagaimana cara distro kaos independen atawa indie – memang ada distro kaos yang tidak indie – berpameran secara gratis di Gramedia Expo pada tanggal 28 – 30 Mei 2010 nanti. Well, nggak gratis-gratis amat sih, tapi lebih murahlah ketimbang harus membayar 5 juta. Simak dan praktikkan ya ….

PRA PAMERAN (Sebelum 28 – 30 Mei 2010)

1. Pilih desain kaosmu!

Pilih dan siapkan desain kaos yang akan kamu pamerkan di expo besar ini. Usahakan untuk menyesuaikan desain kaos pilihanmu dengan tema atau topik yang sedang hangat dibicarakan, baik itu di level lokal (seantero Surabaya), nasional (seantero nusantara), maupun internasional (seantero benua).

Contoh, kasus lokal yang sedang in di Surabaya adalah anarkisme bonek. Nah, kaos yang kamu pakai di sana baiknya berupa kaos speak up yang berisi kata-kata, atau gambar ilustrasi yang mengajak para bonek untuk tobat dan kembali ke jalan yang benar. Hehehe … tapi hati-hati, jangan sampai menghina bonek, lu bisa abis di sana.

Untuk isu nasional yang sedang hangat saat ini, kasus korupsi atau markus yang berada dalam dunia hukum Indonesia mungkin bisa menjadi contoh yang bagus. Seperti ide untuk kaos bonek di atas, aku rasa kamu beserta kaosmu akan mampu memikat perhatian banyak polisi mata kalau bisa menghadirkan sentilan-sentilan terkait MARKUS (makelar kasus) di dalam pameran.

Bagaimana dengan isu-isu global? Silahkan pilih sendiri; global warming, green living, world cup 2010 , dan sebagainya. Ayo dipikir sendiri, aku yakin kalian pasti lebih kreatif ketimbang aku. Iya nggak?

2. Expose nama distromu!

Pastikan kamu sudah menyablon nama distromu gede-gede (buat dalam ukuran yang besar ya boz, jangan pakai times new roman size 12, in kan bukan lomba karya ilmiah) di bagian belakang atau depan kaos. Tujuannya jelas, kamu ingin semua orang tahu siapa kamu. Dengan adanya sablon nama distromu di salah satu bagian kaos, minimal para pengunjung pameran akan sempat menaruh brand clothingmu di kepala mereka.

Soal berapa lama kesan itu akan bertahan semua tergantung desain kaosmu sendiri. Kalau memang desainmu bagus, aku rasa kesan itu tidak akan hilang begitu saja. Walhasil, brand clothingmu sudah ada di kepala mereka. Otomatis, misimu sudah jalan.

kickfestflyer

3. Cantumkan website atau blog distro kaosmu!

Kalau distromu sudah punya situs atau blog, jangan sungkan untuk mencetaknya juga di kaosmu. Keberadaan situs atau blog akan memudahkan mereka yang sudah terlanjur kagum dengan kaosmu untuk mengambil tindakan lanjutan. Siapa tahu mereka hendak membeli banyak atau sekadar selusin dua lusin sebagai oleh-oleh buat encang-encing-nyak-babe nya yang lagi makan semur jengkol di daerah kebon jeruk sana. Hehehe … jangan sia-siakan kesempatan ini boz.

PADA SAAT PAMERAN (28 – 30 Mei 2010)

4. Pakailah kaos karya distromu sendiri

It’s Show Time! Kalau desain-desainnya sudah dipilih, aksi selanjutnya adalah datang ke Gramedia Expo satu atau dua jam setelah pameran dibuka. Kalau datang lebih awal agak percuma, siapa tahu pamerannya masih sepi. Kalau datang telat ga enak juga, siapa tahu pamerannya juga sudah senyap.

Ingat, tujuanmu adalah memamerkan kaos dan merk distromu. Jadi usahakan agar kamu kuat dan betah untuk berkeliling atau beranjang sana dari satu booth ke booth lain. Meskipun kamu sadar aksi ini akan menguras keringat dan tenaga, kamu harus yakin bahwa inilah salah satu cara terbaik untuk memamerkan distromu yang masih minim modal. Dibawa asyik aja boz, pokoknya jalan terus.

5. Jaga penampilanmu!

Oke-oke, aku tahu kamu memang tidak setampan Tom Cruise atau Kaka. Tapi bukan berarti kamu harus semaput dan ala kadarnya. Apalah artinya kaos keren kalau orang yang make persis seperti koboi stasiun jatinegara yang gagal mencari mangsanya dan sudah tidak mandi dua hari (kalaulah ada).

Kalau kamu sudah lelah berkeliling dari satu booth ke booth lain, maka istirahatlah sebentar sambil minum es teh di food court dadakan di luar gedung – yang harganya jauh di bawah harga sewa booth di sana. Habis minum es teh pergilah ke kamar mandi atau toilet. Manfaatkan air yang masih keluar dari kerannya untuk membasuh mukamu. Jujur, akan lebih baik kalau kamu juga menyiapkan diri dengan sabun cuci muka kesayanganmu plus parfum untuk menyegarkan badanmu.

6. Pergilah keroyokan!

Yoa, ajak 4 atau 5 temanmu yang juga memakai kaos hasil karya distromu untuk selalu berjalan di dekatmu. Tujuannya cuma ‘atuk (baca: siji), biar desainmu semakin mentereng. Tapi ingat, usahakan kaos-kaos kalian sama temanya. Jadi kalau leader-nya pakai kaos bertema global warming, baiknya yang lain ngikuti aja. Biar kalian semakin menarik perhatian banyak orang di sana.

7. Bawalah perangkat solat! (untuk yang muslim)

Oiiii boz, buat apa lu kaya kalau nggak solat?! Buat apa lu kaya di dunia kalu kagak bisa masuk surga?! Iya nggak? Makanya, walaupun kamu semangat mondar-mandir untuk mamerin kaosmu, kamu juga kudu pasang kuping – atau alarm penanda solat – kalau-kalau waktu solat sudah masuk. Ketika waktu zuhur sudah masuk, ya zuhur aja dulu. Pamerannya tinggalin bentar. Kan abis itu bisa masuk lagi. Lagipula solat bisa jadi penyegar jiwamu. Jadi setelah kamu segar sehabis cuci muka, sekarang kamu akan lebih segar setelah solat. Jiwa raga dicuci semua. Mantap gan!

Eitts, tapi kan ntar bayar karcis masuk lagi? Ya kalau memang bayar 7 ribu atau 10 ribu perak kan wajar. Intinya kan nggak sampai 5 juta. Setuju?

1 915907303l

8. Bawa kartu nama…yang banyak ya.

Siapa tahu ada yang bertanya atau memuji kaos karya distromu. Iya nggak? Ketimbang tuh penggemar lewat dan hilang begitu saja, mending kamu serahin kartu namamu. Siapa tahu dia mo bertransaksi di belakang pameran. Amin. Mungkin gara-gara doa dalam solatmu itu. Hihihih …

Jangan lupa bilang terima kasih sambil tersenyum ya. Siapa tahu dia jatuh hati melihat kegigihanmu .. ya siapa tahu … namanya juga siapa tahu.

9. Lakukan hal yang sama untuk hari berikutnya.

Sampai pameran selesai dan ditutup, jangan pernah patah semangat untuk berkeliling pameran. Tunjukkan merahmu distromu!

PASCA PAMERAN

10. Sabar, sabar, dan sabar.

Kamu sudah berusaha, tapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan angan-anganmu. Nyantai boz, dibawa enteng aja. Kenapa? Karena Bill Gate, Steve Jobs, Michael Dell, Mark Zuckerberg, atau orang-orang sukses lainnya – Joe Satch dengan ctmf-nya masuk juga kali ya – tampaknya pernah senasib dengan kamu di masa mudanya. Tapi mereka tidak menyerah tuh. Dan kita semua tahu apa yang terjadi selanjutnya bukan?

PENUTUP

Sebagai FOUNDER & OWNER distro kaos independen yang minim modal – semangat aja gede, tapi dana kurang jiddan – kamu harus bersemangat dan cerdik untuk berbisnis. Bahkan semangat dan kecerdikanmu harus melebihi mereka yang sudah dibackup dengan dana puluhan atau ratusan juta.

Nah beberapa trik diantaranya sudah aku utarakan di atas. Kalau agan-agan punya trik atau pengalaman seru lain seputar mengkuti pameran kaos distro, mohon sudilah berbagi di panel komentar di bawah. Tq gan. Sukses buat kita semua.

Jai ho!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

———————————————————-

Tulisan terkait

  1. Cara mendirikan clothing company (JIlid Dua)
  2. 5 tipe kaos yang laris di Kaskus
  3. Kaos Futsal Fernando Torres “Tribute to El Nino”
  4. 5 Situs Inspiratif untuk Desainer Kaos

———————————————————-

About these ads

3 Responses to “Cara mengikuti pameran clothing bergengsi tanpa bayar uang sewa booth!”


  1. Hehe… siip banget tips nya, cerdas meski bikin ngakak,
    selama membuka, membaca page-demi-page, lihat design-design nya ok-ok banget.

    Sukses deh untuk Wimkhan Clothing,
    semoga kedepan semakin sukses dengan design-design nya yang unik dan menarik.

    Salam,

    pasarjogja.com
    Batik Jogja

  2. huda Says:

    mantap gan!shalut dgn tips2nya:)…btw bisa nih mampir ke lapak ane nahlwear.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: