mario-splitreason1

isi lemari mario bros

1. Pengunjungnya banyak

Di jogja, acara-acara pameran clothing bisa menyerap sampai 64 ribu orang. Tentunya mayoritas pengunjung pameran clothing adalah mereka yang memang benar-benar tertarik dengan dunia industri kreatif, bukan asal pengunjung aja. Nah lho, apa yang terjadi kalau kamu punya stan atau booth di sana? Pastinya bakal banyak yang melihat produk-produkmu bukan? Bandingkan dengan beriklan di majalah atau di media-media lainnya yang mungkin belum tentu berhasil.

[Cara mengikuti pameran clothing bergengsi tanpa bayar uang sewa booth!]

2. Pengunjungnya pada bawa uang (lumayan) banyak

Salah satu pameran clothing di Jogja sanggup menyerap omzet sampai Rp 5 miliar. Dan ini hanya terjadi dalam tempo kurang dari satu minggu. Mungkin kita juga sampai geleng-geleng kepala. Tuh pengunjung uangnya dari mana ya kok bisa sampai habis segitu? Macam-macam bro, ada yang pake uang pemberian orang tuanya, tapi ada juga yang udah kerja. Apapun itu, pastikan diantaranya membeli barang daganganmu. Kalau tidak wah bakal susahlah cash flow company-mu.

lagipula, konon harga standar kaos distro di pameran kan biasanya berkisar antara 70 – 80 ribu. Brrrr, distromu bisa untung besar kalau sanggup menjual 100 pcs kaos aja. Belum dari penjualan hoodie, tali pinggang, topi, sandal, sepatu, dan sebagainya. Wuihh …. jangan lupa sedekah aja sama anak yatim. Hihihi …

[Pameran Kaos Distro “Clothing Carnival” di Surabaya 28 – 30 Mei 2010]

Baca entri selengkapnya »